ANALISIS PELAKSANAAN PENGIKATAN MUATAN KONTAINER DI KAPAL MV. TANTO TENANG BERDASARKAN STANDAR PERALATAN LASHING

Penulis

  • Arif Supriatna M.M.Tr, M.Mar

Abstrak

Kapal dipilih sebagai sarana angkutan laut yang utama, karena pengiriman barang dapat dilaksanakan dalam jumlah yang besar, serta biaya yang dikeluarkan lebih kecil dibandingkan sarana angkutan laut yang lain. Kapal pengangkut kontainer adalah sebuah kapal yang dirancang khusus untuk mengangkut kontainer (container). Pada kapal kontainer tidak lepas dari masalah pengikatan muatan kontainer seperti, bagaimana pelaksanaan pengikat muatan kontainer di kapal MV. Tanto Tenang, dan apakah yang menyebabkan pelaksanaan pengikat muatan kontainer tidak sesuai prosedur, yang sering ditemui pada kapal kontainer terutama tentang alat-alat lashing muatan. Metode yang digunakan oleh peneliti adalah metode kualitatif. Data-data penelitian diperoleh dari data primer dan data sekunder, sedangkan pengumpulan data diperoleh dari pengamatan, wawancara, deskriptif dan kepustakaan. Dalam penelitian mengenai analisis pelaksanaan pengikatan muatan kontainer di kapal MV. Tanto Tenang berdasarkan standar peralatan lashing, dalam pelaksanaan belum sesuai Standart Operational Prosedure, karena dalam pelaksanaan terhambat oleh alat-alat yang kurang mendukung, minimnya peralatan lashing untuk muat kontainer adalah salah satu penyebab utama. Karena dalam pelaksanaannya, alat lashing sering hilang dan kurang. Dalam lashing kontainer, faktor lashing gang yang tidak memahami Standart Operational Prosedure, pengikatan muatan juga menjadi penyebab lain dari kurang sempurnanya pelaksanaan lashing di kapal. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penyebab utama proses pelaksanaan pengikatan muatan disebabkan oleh kurang training kepada lashing gang dan awak kapal sendiri serta kurang dan hilangnya peralatan lashing muatan kontainer.

Kata Kunci: Muatan, Kapal Kontainer, Lashing

Diterbitkan

14-03-2024

Terbitan

Bagian

##section.default.title##